Diet dan Berat Badan — “Kamu kan udah kurus? Ngapain diet lagi?”

“DIEEEET? Kamu diet…? Nggak salah tuuuh?” Kalau di dalam sinetron, teriakan teman-teman saya itu pasti di-zoom in zoom out. Kelihatan jelas bola mata yang membulat seperti bakso plus mulut yang melongo. Jeng jeng…!

Untungnya ini bukan sinetron. Teman-teman saya juga tidak berteriak. Tapi tetap saja berkomentar heran. Penyebabnya? Ya tadi itu. Gara-gara saya bilang sedang diet.

Sebagai ibu dengan dua anak, alhamdulillaah badan saya nggak melar-melar amat, hanya naik sekitar 3-5 kilogram dibandingkan semasa remaja. Menurut kalkulator Body Mass Index (BMI), proporsi tubuh saya termasuk normal.

Jadi, kenapa saya diet?

Selengkapnya bisa dibaca di sini ya, Bu. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s