Oleh: Tri Sapta M.

Waktu saya SD, bapak saya memelihara ayam negeri. Jumlahnya lumayan banyak. Target berternak untuk dijual.  Saat itu tidak terpikir untuk membekukan ayam.  Ya iyalah kulkas masih  generasi x. Apalagi waktu itu di Kalimantan, listrik belum sebagus sekarang. Jadi potong langsung santap. Sekarang orang mudah saja untuk menyimpan sesuatu dalam alat pendingin. Alasannya untuk praktis. Lebih lengkap lagi segar, praktis dan serba guna.

Segar berarti kondisinya tetap dingin 0–4°C atau sekitar 39°F. Kualitas dan rasa tetap terjaga dari pemotongan hingga sampai di tangan konsumen.

Praktis. Sekarang ibu-ibu sibuk. Ada yang bekerja hingga malam bahkan kadang harus ke luar kota. Apabila lauk mentah seperti ayam sudah siap di kulkas, kapan saja ingin memasak langsung bisa. Pengalaman saya harus berbelanja setelah subuh  untuk menyiapkan sarapan pagi dan bekal untuk keluarga. Padahal kalau sudah  tersedia di kulkas, saya bisa langsung mengolah.

Ibu-ibu hebat yang di rumahpun tidak kalah sibuk. Bila bahan pangan sudah tersedia, waktu bisa dioptimalkan untuk sang buah hati. Apalagi kalau punya dedek bayi, lebih nyaman kosentrasi pada si qurrata ‘ayun kan.

Serba guna. Ayam segar dingin bisa diolah menjadi apa saja.  Apalagi sekarang puasa. Sebelum sahur langsung bisa menggoreng atau dimasak sesuai selera. Mau dibikin jadi bakso, nuget atau apa saja. Diolah menjadi masakan tradisional ataupun western.

Membaca kampanyenya pak mentri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran, MP. Timbul pertanyaan sudahkah saya memilih dan menyimpan ayam dengan benar.

[Selengkapnya di http://www.trisaptamarsiawati.web.id/2017/06/tips-memilih-ayam-segar-dingin-dan.html]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s