[BLOGGER WRITING COMPETITION] Ayam Dingin Segar dalam Olahan Karage Saus Pedas

Kampanye ayam dingin segar yang saya baca pertama kalinya dari media sosial seorang teman, reaksi awal, sih, biasa saja. Setelah beberapa kali postingannya tayang dan melintas di timeline, barulah saya tahu bahwa ini adalah bentuk sosialisasi dari kementrian Pertanian. Tujuannya tidak lain untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya memilih ayam dingin segar yang dijaga dalam rantai dingin, sehingga kualitas daging ayam tetap terjaga kesegarannya. Selain itu, daging ayam akan lebih serbaguna dan praktis untuk pengolahannya.

Bagi keluarga kami, daging ayam adalah stok wajib yang harus selalu ada di  freezer. Kebetulan anak saya memilih daging ayam sebagai makananan kesukaannya. Apapun masakannya yang penting adalah daging ayam, dan sepertinya tidak ada kata bosan untuk menyantapnya.

Berbagai olahan daging ayam, saya kreasikan agar lebih bervariasi penyajiannya. Untuk itulah, stok daging ayam mentah selalu tersedia. Dalam memilih daging ayam dingin saya pastikan yang terlihat bersih dan segar dengan warna putih kemerahan. Pastikan tidak ada warna memar keunguan yang biasanya ada di bagian sayap.

Kenapa saya pilih daging ayam segar?

[Selengkapnya di http://santirosmala.com/2017/06/01/ayam-dingin-segar-dalam-olahan-karage-saus-pedas/]

[BLOGGER WRITING COMPETITION] 7 Resep Penuh Cinta Ayam Dingin Segar Untuk Hidangan Istimewa

Oleh: Maria Soraya

“Perempuan itu mau setinggi apapun jabatannya di bidang yang dia geluti, harus tetap bisa bedain mana daging ayam mana daging kambing. Buka laci dapur, jangan sampai salah ambil, harusnya masak ayam dikasih jahe biar sedap, eh yang diambil malah kunyit. Berabe itu, Kak,” Kalimat penuh nasihat dari Mamah sebelum saya menikah itu memang benar adanya.

Perempuan jaman sekarang dituntut bukan hanya harus bisa multitasking dan efisien dalam mengerjakan sesuatu. Tetapi, harus tahu urusan dapur, setidaknya bisa membedakan mana jahe dan kunyit. Apalagi sekarang kan informasi begitu mudah didapatkan. Baru menikah dan kepingin masakin Ayam Lada Hitam buat Pak Suami, kayak yang ada di restoran, tinggal tanya Mbah Gugel. Bingung cara bikin kaldu ayam yang lezat ? Tinggal cari videonya di Youtube.

Nasihat lainnya dari Mamah urusan dapur adalah soal masak-memasak. Beliau bilang untuk penghematan belanja dapur, sebaiknya membeli ayam utuh, karena bisa diolah menjadi berbagai masakan dan pastinya bisa tahan disimpan di lemari pendingin. Untuk belanja ayam potong pun, saya mendapat tips jitu dari Mamah.

[Selengkapnya di https://mariasoraya.com/2017/06/01/7-resep-penuh-cinta-ayam-dingin-segar-untuk-hidangan-istimewa/]

[BLOGGER WRITING COMPETITION] Tips Memilih Ayam Dingin Segar dan Cara Menyimpannya

Oleh: Tri Sapta M.

Waktu saya SD, bapak saya memelihara ayam negeri. Jumlahnya lumayan banyak. Target berternak untuk dijual.  Saat itu tidak terpikir untuk membekukan ayam.  Ya iyalah kulkas masih  generasi x. Apalagi waktu itu di Kalimantan, listrik belum sebagus sekarang. Jadi potong langsung santap. Sekarang orang mudah saja untuk menyimpan sesuatu dalam alat pendingin. Alasannya untuk praktis. Lebih lengkap lagi segar, praktis dan serba guna.

Segar berarti kondisinya tetap dingin 0–4°C atau sekitar 39°F. Kualitas dan rasa tetap terjaga dari pemotongan hingga sampai di tangan konsumen.

Praktis. Sekarang ibu-ibu sibuk. Ada yang bekerja hingga malam bahkan kadang harus ke luar kota. Apabila lauk mentah seperti ayam sudah siap di kulkas, kapan saja ingin memasak langsung bisa. Pengalaman saya harus berbelanja setelah subuh  untuk menyiapkan sarapan pagi dan bekal untuk keluarga. Padahal kalau sudah  tersedia di kulkas, saya bisa langsung mengolah.

Ibu-ibu hebat yang di rumahpun tidak kalah sibuk. Bila bahan pangan sudah tersedia, waktu bisa dioptimalkan untuk sang buah hati. Apalagi kalau punya dedek bayi, lebih nyaman kosentrasi pada si qurrata ‘ayun kan.

Serba guna. Ayam segar dingin bisa diolah menjadi apa saja.  Apalagi sekarang puasa. Sebelum sahur langsung bisa menggoreng atau dimasak sesuai selera. Mau dibikin jadi bakso, nuget atau apa saja. Diolah menjadi masakan tradisional ataupun western.

Membaca kampanyenya pak mentri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran, MP. Timbul pertanyaan sudahkah saya memilih dan menyimpan ayam dengan benar.

[Selengkapnya di http://www.trisaptamarsiawati.web.id/2017/06/tips-memilih-ayam-segar-dingin-dan.html]

[BLOGGER WRITING COMPETITION] Ayam Dingin Segar Menu Sehat Keluarga

Oleh: Murtiyarini

Ayam Dingin Segar adalah salah satu isi yang wajib ada di kulkas di rumah saya. Sebagai ibu bekerja yang tidak mungkin setiap hari belanja, saya belanja seminggu sekali untuk memastikan stock sayur, buah, bumbu, daging, ikan dan tentu saja ayam dingin segar dalam jumlah cukup. Bisa dibilang, porsi belanja ayam dingin segar lebih banyak dari lauk lainnya karena keluarga kami paling suka masakan ayam. Terutama anak laki-laki saya, dalam sekali makan dia bisa menghabiskan 2-3 potong ayam goreng atau semur sampai menyebut dirinya kembaran ketiga Upin-Ipin. Hihihi.
Ayam dingin segar bukan sebuah merek dagang lho. Ayam dingin segar adalah istilah untuk daging ayam yang diproduksi dengan cara pendinginan dan pembekuan. Ayam disembelih di Rumah Potong Unggas dan dagingnya langsung dikelola dalam suhu dingin 0-4°C. Suhu dingin ini terus dipertahankan pada penyimpanan daging ayam dari rumah potong, selama perjalanan, di toko dan pasar tempat penjualan ayam hingga sampai ke tangan konsumen.

Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner, Kementerian Pertanian Indonesia ingin menyampaikan kepada masyarakat mengenai 3 keunggulan ayam dingin segar, yaitu segar, praktis dan serbaguna. Segar dalam kualitasnya, praktis dalam pembelian dan penyimpanan serta serbaguna dalam pengolahan.

[BLOGGER WRITING COMPETITION] Masak Ayam Lebih Enak dan Sehat dengan Ayam Dingin Segar

Oleh: Leyla Hana

Assalamualaikum, halo Bu Ibu… Hari ini mau buka puasa pakai apa? Pasti ibu-ibu sudah belanja sayur mayur dan daging-dagingan untuk buka puasa nanti. Sebagai ibu dan koki rumah tangga, urusan masak memasak itu memang sering membuat pusing kepala. Apalagi kalau kita tanya ke anak-anak dan suami, “mau makan apa hari ini?” Eh, mereka cuma jawab, “terserah.” Paling enak sih walaupun dijawab terserah, begitu dimasakin, semua habis dilahap. Seringnya yang terjadi, kita sudah masak yang kira-kira mereka suka, ternyata mereka tidak mau memakannya.
Itu salah satu sebab mengapa ibu-ibu mudah gemuk setelah menikah. Selain saat memasak, harus mencicipi masakannya, kita juga sering kali harus menghabiskan makanan yang kita masak daripada mubajir kan. Nah, untuk menghindari semakin melonjaknya berat badan, saya harus mengenali baik-baik makanan apa yang disukai oleh anak-anak dan keluarga. Ternyata, mereka itu lebih suka makan daging ayam daripada ikan.
Sepertinya masalah ini juga dialami oleh keluarga lain. Saya pernah belanja di tukang sayur, kemudian mendengar keluhan ibu-ibu yang pusing mau masak apa. “Masa sih tiap hari masak ayam. Ayam lagi… ayam lagi….” Wah, sama tuh Bu. Saya juga hampir bosan. Masa masak ayam terus? Kadang-kadang masak ikan juga sih, tapi sering tidak habis. Jadi, saya sering membeli daging ayam karena anak-anak dan suami lebih suka makan ayam daripada ikan.

[BLOGGER WRITING COMPETITION] Resep Masak Ayam Dingin Segar Goreng Tulang Lunak Ala Emakku

Oleh: Dany Tri Kusuma

Yooo ketemu lagi dengan saya Dany tri kusuma gan sist, kali ini saya mau ngeshare resepnya emakku saat masak ayam dingin segar, beuuuuuh pokoknya mantap lah. Nah emakku ini sangat berpengalaman di dunia per ayaman loo guys. beliau adalah penjual daging ayam segar di pasar baureno bojonegoro jatim. Mak Murtini namanya, selain daging ayam segar, tak jarang emak juga selalu nyetok ayam dingin segar dari pabrik yang menyediakannya. karena terkadang kebutuhan akan daging ayam segar terlalu membeludak dan ayam dingin segar pun bisa menjadi solusi yang ampuh gan sist. Tapi artikel kali ini lebih membahas tentang resep masak ayam dingin segar ala emakku yang maknyuuuuzzz pisan eeuuuy

Kadang aku juga nanya sama emak, mak kenapa kok jualan ayam dingin segar. Ngene lo le (Gini lo nak). Ayam dingin segar itu juga daging ayam segar sebenarnya, namun diproduksi dengan cara pendinginan atau pembekuan. Ayam disembelih di Rumah Potong Unggas dan dagingnya ditangani dalam keadaan dingin (suhu 0 – 4°C) dan terus dipertahankan pada suhu dingin selama transportasi, penjajaan, sampai ke tangan pembeli, gituu nak. Ooooo gitu ya mak jawabku.

[Selengkapnya di http://www.danytrikusuma.com/2017/05/resep-masak-ayam-dingin-segar-goreng.html]

[BLOGGER WRITING COMPETITION] Ayam Dingin Segar, Andalan Semua Keluarga

Oleh: Firdha Ayutia Sakinah Laka

Pernah Anda mendengar atau mungkin pernah mengolah yang namanya “Ayam Dingin Segar”? Berbicara tentang mengkonsumsi ayam, siapa coba yang tidak pernah menikmatinya? Semua orang pasti pernah mencicipi dan merasakan lezatnya daging dari hewan unggas yang satu ini. Daging ayam yang merupakan makanan bernutrisi, berprotein tinggi, kaya vitamin (B2 dan B6), mineral (tembaga, fosfor, dan selenium) dan mengandung lebih sedikit lemak jenuh dibanding daging sapi ini juga sudah terkenal dengan sumber proteinnya yang baik untuk dapur keluargaIndonesia.

Berbicara masalah sajian sehat dan aman bagi keluarga, tentunya patut menjadi hal yang harus diperhatikan juga. Tentunya dalam masalah penyajian makanan untuk keluarga tercinta. Misalnya saja dalam penyajian daging ayam. Daging ayam yang tidak dipilih dan diproses dengan baik hanya akan mengakibatkan resiko berbagai penyakit dalam makanan yang akan kita sajikan.

[Selengkapnya di http://firdhalaka.blogspot.co.id/2017/05/ayam-dingin-segar-andalan-semua-keluarga.html]

[BLOGGER WRITING COMPETITION] Ayam Dingin Segar Menyimpan Manfaat Besar

Oleh: Dirga Enggar Prastowo

Sebagai lelaki yang beranjak dewasa, sedikit jantan dan menawan, mendapati urusan memasak pasti sedikit lebih tidak peduli. Terutama mengetahui jenis-jenis bumbu masakan yang bentuknya menyerupai tetapi namanya jauh berbeda. Belum lagi tentang pengolahannya, malah lebih tidak mengerti. Sedikit-demi sedikit saya mulai belajar karena memang sudah waktunya untuk bisa mengerti tentang semua hal. Mulai mengerti bagaimana memilih sayur yang baik, mengerti mana kunyit mana jahe meskipun kadang masih lupa, memilih ayam yang segar meski memang penjualnya yang memilih, tetapi saya ikut memilih juga, memilih bagian yang ingin dibeli maksudnya. Khusus ayam, memang saya kurang terlalu peduli ketika disuruh membeli, yang penting dari luar terlihat putih bersih dan gemuk, sudah bukan menjadi masalah.

Masalah baru muncul ketika saya membaca artikel soal memilih daging ayam yang sehat segar dan berkualitas itu seperti apa. Ini dikarenakan karena adanya kekhawatiran soal menjaga pola makan yang sehat untuk menjaga kondisi hati (liver) saya agar selalu sehat dan berfungsi dengan baik. Ternyata, saya selama ini salah dalam memilih daging ayam yang sehat.

[Selengkapnya di http://dirga.net/ayam-dingin-segar-menyimpan-manfaat-besar/]

[BLOGGER WRITING COMPETITION] Ayam Dingin Segar, Pilihan untuk Sajian Sehat Lezat

Oleh: Farida Zulkaidah Pane

“Nah, ini tempat membeli berbagai macam daging,” jelas salah satu pegawai supermarket yang memandu saat itu. Di depannya, berjajar lemari pendingin berisi aneka daging dalam berbagai bentuk potongan yang siap diolah.

“Siapa yang suka ayam?” tanyanya lagi.

“Saya!” sahut anak-anak antusias.

“Wah, wah! Sepertinya semua suka ayam, ya? Memang ayam ini merupakan salah satu menu favorit bagi kita semua.”

Demikianlah sekelumit keceriaan acara minggu lalu. Kami sekeluarga berkesempatan mengikuti Kumpul Bocah dengan tema Market Day yang diadakan sebuah komunitas sekolah rumah. Seru sekali kegiatannya. Mulai dari mempelajari adab masuk pasar, cara membedakan kebutuhan dan keinginan, cara berbelanja yang bijak, cara memilih produk yang baik, cara membayar dan menghitung uang kembalian, bahkan mewawancarai para pegawai supermarket untuk mengetahui lebih dalam tugas dan aktivitasnya dalam mengurus supermarket.

Bicara tentang daging ayam, wajar memang jika banyak yang suka, ya. Selain mudah didapat, harganya relatif murah dibandingkan daging sapi, domba atau kambing. Teksturnya yang empuk, rasanya yang gurih serta kandungan lemaknya juga lebih rendah sehingga sering menjadi pilihan bagi yang sedang berdiet.

Untuk menghidangkan sajian daging ayam yang sehat dan lezat, kita harus selalu memastikan bahwa daging ayam yang kita olah masih dalam keadaan segar dan higienis. Bagaimana cara mengetahui kesegaran daging ayam?

(Selengkapnya di https://rumahsurgablog.wordpress.com/2017/05/27/ayam-dingin-segar-pilihan-untuk-sajian-sehat-lezat/)