Menyimpan Daging Ayam

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam memperlakukan bahan makanan dingin, maupun panas, agar bahan makanan tersebut tidak berada pada “suhu zona bahaya”. Pada suhu seperti itu, bakteri-bakteri berbahaya bisa tumbuh dengan cepat dan memicu munculnya penyakit-penyakit yang berhubungan dengan makanan.

  1. Bakteri tumbuh cepat pada suhu kamar. Untuk itu, jagalah suhu dingin daging ayam mentah yang kita beli. Jangan biarkan tergeletak di jok mobil atau meja rumah. Segera masukkan ke dalam kulkas untuk didinginkan atau dibekukan secepatnya.
  2. Untuk menjaga agar daging ayam tidak berada pada “suhu zona bahaya”, yaitu 4°-60° C, di mana bakteri bisa tumbuh dengan cepat, jagalah suhu kulkas selalu di bawah suhu 4° C, serta freezer dibawah -16° C.
  3. Masukkan daging ayam ke dalam wadah atau kantong plastik yang kuat, aman, dan tidak gampang bocor.
  4. Masaklah daging Ayam Dingin Segar paling lama 2 atau 3 hari setelah pembelian. Dengan Ayam Dingin Segar, Anda dapat memasak sebagian dari ayam dan menyimpan sisanya untuk kemudian hari. Jika Anda ingin menyimpannya lebih lama, masukkanlah ke dalam freezer.
  5. Daging Ayam Dingin Segar yang dikemas dengan baik dapat bertahan di dalam freezer selama satu tahun.
  6. Kemas daging Ayam Dingin Segar sesuai dengan kebutuhan sebelum menyimpannya di freezer, sehingga kita dapat mengambil porsi yang sesuai dengan kebutuhan yang akan kita masak.